PETERNAKAN INDONESIA BUTUH SOLUSI: PETERNAKAN HARUS DIDIGITALISASI UNTUK MENGHADAPI KEBUTUHAN 30 TAHUN YANG AKAN DATANG

PETERNAKAN INDONESIA BUTUH SOLUSI: PETERNAKAN HARUS DIDIGITALISASI UNTUK MENGHADAPI KEBUTUHAN 30 TAHUN YANG AKAN DATANG

By, terik.id

17 Apr 2023

Awal Digitalisasi 

Waktu terus berjalan, pola kehidupan masyarakat terus bergerak dan berkembang. Era Digital sebenarnya sudah sejak lama ada di tengah masyarakat, namun belum banyak orang yang menyadari pentingnya terlibat dalam kondisi itu. Saat pandemi kemarin kita dipaksa untuk memahami dan mengaplikasikan kegiatan digital meski hanya sebagian aspek kecil. Berkaitan dengan perkembangan sosial budaya masyarakat masa depan, digitalisasi menjadi hal yang begitu dibutuhkan mencakup segala aspek tidak terkecuali aspek paling teknis sekalipun diantaranya pertanian, perikanan dan peternakan.

Ketahanan Pangan

Berbicara bisnis pasca pandemi covid dan perang Rusia-Ukraina, isu ketahanan pangan sangat luar biasa berkaitan dengan kecukupan pemenuhan terhadap kebutuhan pangan dalam negeri di semua negara, bukan hanya Indonesia. Bisnis pangan begitu seksi di kalangan pebisnis karena permintaan yang terus meningkat. Pengaturan supply dan produksi harus ditata sebaik mungkin agar permintaan dapat tercukupi, maka teknologi akan menjadi solusi dari masalah komplek tersebut. Bicara soal dunia peternakan yang memiliki kaitan dengan ketahanan pangan, komoditi daging khususnya. Daging sapi sampai saat inI masih menjadi produk yang premium. Bukan saja soal dagingnya lebih mahal dari daging ternak lain, namun tidak semua orang mampu beternak sapi. Selain memang bakalan sapi yang berharga mahal, kesulitan pemeliharaan untuk menghasilkan produksi yang ideal butuh manajemen yang profesional.

Digitalisasi Peternakan

Melalui Terik diharapkan kita bisa menjawab terhadap kebutuhan tersebut. Fatihur Rohmat CEO dan Founder Terik, “berkomitmen terhadap penerapan industri digital di semua lini, pengambil keputusan hanya berdiam di satu tempat yang terhubung dengan smartphone sedangkan kegiatan teknis akan terpantau dalam kecepatan per sekian detik. Management digital dari berbagai farm akan menggunakan system IOT sehingga memungkinkan kecepatan transfer data real time bahkan keputusan-keputusan manajemen juga akan sangat cepat. Semua system digital yang kita punya saling terhubung dari aspek  satu ke aspek lain, tidak terkecuali. Transparansi dan kecepatan di era digital ini benar-benar kita adopsi, sehingga tentu dari konsep bisnis dan management terlihat berbeda dari cara konvensional sebelumnya”. 

“Dengan digital kita bisa menghimpun big data pada suatu sistem database yang terstruktur, sehingga dengan data itu sangat memungkinkan inovasi-inovasi untuk jawaban dari begitu banyaknya permasalahan peternakan di negeri ini akan terjawab. Bukan hanya untuk kepentingan 1 tahun atau 2 tahun yang akan datang, lebih jauh dari itu 30 tahun yang akan datang kita pasti akan pergunakan data tersebut”, tambah Adi Suroso COO PT. Terik . 

Sektor peternakan khususnya peternakan sapi sangat bergantung pada produksi yang efisien dan efektif untuk memaksimalkan keuntungan dan memastikan standarisasi produksi bisa terjaga. Standarisasi management baik produksi maupun administrasi menjadi acuan dalam evaluasi dan pengambilan keputusan jangka panjang. 



Category: Peternakan Digital

Berbagi dengan orang lain

Postingan Lainnya

Artikel yang baru diterbitkan!